16 Jan

Membangun Kebiasaan Baru

malioboro street

malioboro street

Pagi ini bangun jam setengah lima, walahh harus cepet-cepet sholat Sholat Subuh ni, gara-gara semalaem begadang di Family homestay, …yahh masih gak ngatuk juga. lalu mau ngecarge HP ehh malah colokan HP rusak akhirnya ngalahi maen ke warnet. Warnet Queen dekat malioboro. ini sambil menikmati hawa segar kota gudeg, tadi di perjalanan liat cew cew cantik berolah raga…ihh mata nya bisa-bisa gak merem…tapi langsung ingat dengan diri biar gak terlalu maksiat, ya akhirnya mengalihkan perhatian saja.  Jadi ingat lagunya “katon Bagaskara” jalan kekotamu…..terusnya gak hafal.

Ku amati memang kota ini menyimpan sejuta harapan dan nilai dari Budaya, pendidikan, entertainment, tourism dan masih banyak lagi. yahhh saya akan coba uraikan satu persatu ajahhhh sekalian latihan nulis.

Nilai Budaya

Kota Yogyakarta tekenal dari jaman dulu hingga sekarang sebagai daerah istimewa dan kota GUDEG (memang gudegnya enak) , karena memang hanya inilah wilayah kerajaan di jawa yang masih mau memposisikan dirinya sebagai “daerah istimewa” serta  bersistem kerajaan terbukti kepemimpinan masih dipegang oleh yang bernama Sultan…sekarang yang keberapa,itu penulis yang gak tahu pokoknya masih kerajaan lah.

lalu otomatis sistem kerajaan selalu mengandung unsur-unsur sejaran dan budaya yang bernilai tinggi, karena yang namanya kerajaan itu selalu identik dengan peradaban, dan disnilah tempat peradabnnya orang-orang pinter baik dari sisi mistik dan kepemimpinan”Itu dulu” tapi tidak tahu realitasnya sekarang…nilai budaya yang masih ada menurut saya adalah karena adanya keraton dan musium. disisi lain memang aura masyaraktnya terkesan terasa ramah. saya itu kalo ke jogya branding kok “Becak” ya soalnya ada sesuatu yang uniq disana. gak tahu mengapa sebabnya

Nilai Pendidikan

Kalo ini sih saya kira semua tahu, yogya gudangnya Universitas dan kampus dan yang paling terkenal dengan UGM nya itu. Kota Gudeg adalah salah satu tujuan belajar orang-orang dari berbagai penjuru, so terkesan disini sosial masyarakat campur baur

Nilai Entertainment dan Tourism

Kalo ini jangan ditanya, karena kayaknya ini sudah menjadi branding. dari dulu kecil yang namanay wisata “Jogja” adalah salah satu tujuan wisata paling besar setelah Pulau Bali. Dulu waktu kecil setiap mau study Tour sekolah selalu ada 2 pilihan utnuk wisata “Anda mau ke Bali atau Jogya? ” begitu kira-kira atau itu karena penulis blm tahu internet jadi tahunya yang hanya 2 itu, maklum orang desa hahaha

sudah gitu ajalah postingan hari ini, ceritanya mau membangun kebiasaan baru posting…..karena katanya kalo sering-sering posting GOOGLE suka dengan Blog ini, jadi temennya bisa banyak . . . sorry ini hanya corat-coret ajahhhh

Leave a Reply

© 2009 Theme Demo Discount cigarettes online